Selamat Datang Di Blog Yang Penuh Inspiratif....

Welcome to My Blog

Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Posted by Bowo - - 0 komentar

Mendengarkan musik bukanlah sekedar hiburan semata. Tanpa Anda sadari, alunan musik sebenarnya telah memberikan perubahan suasana hati dan bahkan membantu Anda untuk berkonsentrasi.


Sebuah studi menunjukkan, mendengarkan lagu dapat memberikan efek pada beberapa bagian otak, yang bertanggung jawab terkait memori dan pengelihatan.

"Sebagai contoh, sebuah penelitian terbaru di Kanada menunjukkan bahwa ada hubungan kausal antara musik dan bagian inti dari otak yang bereaksi terhadap rangsangan (makanan, cahaya, seks)," kata Dr Victoria Williamson, dosen psikologi dari Goldsmith College London.

Lantas apa saja manfaat kesehatan yang bisa Anda dapat dengan mendengarkan musik?

1. Meningkatkan suasana hati (Mood)

Reaksi orang ketika mendengarkan musik umumnya berbeda-beda. Tetapi, apapun pilihan musik Anda, sebuah penelitian 2011 di Kanada, yang diterbitkan jurnal Nature Neuroscience menunjukkan bahwa mendengar musik favorit Anda dapat membantu mencairkan suasana hati yang buruk.

Penelitian di McGill University Montreal menunjukkan bahwa mendengarkan musik dapat memicu pelepasan hormon dopamin.

"Otak sangat rumit - ada banyak unsur yang terlibat dalam menciptakan perasaan senang - tidak mengherankan jika ada penelitian yang menunjukkan bahwa pelepasan dopamin berhubungan dengan perasaan senang," kata Bridget O'Connell, kepala informasi dari Mental Health Charity Mind.

2. Fokus

Ini memang sedikit aneh, tetapi bukti menunjukkan bahwa mendenggarkan musik dapat membantu Anda untuk berkonsentrasi. Sebuah alat 'digital tonic' yang biasa disebut Ubrain, mengklaim dapat membantu pikiran fokus serta rileks.

Aplikasi ini didasarkan pada binaural beats (yang dapat merangsang aktivitas tertentu di otak) sehingga membantu Anda untuk meningkatkan energi, pikiran dan meningkatkan mood saat mendengarkan musik favorit.

"Dengan membantu korteks otak menghasilkan gelombang tertentu, kita dapat menginduksi beberapa bagian pada otak tetap terjaga, tergantung pada tujuan yang ingin kita lakukan," jelas Paris psikolog klinis dari Brigitte Forgeot.

3. Tingkatkan daya tahan tubuh

Mendengarkan musik tertentu sebenarnya bisa membantu Anda berlari lebih cepat. Sebuah studi di Brunel University, London Barat telah menunjukkan bahwa musik dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sebesar 15 persen, meningkatkan semangat dan efisiensi energi 1-2 persen.

Sebaiknya, pilihlah lagu yang sesuai dengan tempo olahraga Anda. Mendengarkan musik sambil olahraga akan memberikan efek metronomik pada tubuh, sehingga memungkinkan Anda untuk berolahraga lebih lama.

4. Kesehatan mental lebih baik

Musik dapat menjadi pengobatan yang efektif dan positif bagi orang-orang berurusan dengan kondisi kesehatan mental.

"Ada dua cara berbeda yang digunakan dalam terapi musik: baik sebagai sarana komunikasi dan ekspresi diri atau untuk kualitas inheren restoratif atau penyembuhan," kata Bridget O'Connell.

5. Redakan stres

Riset tahun 2011 dari lembaga sosial kesehatan mental menunjukkan, hampir sepertiga orang mendengarkan musik untuk memberikan semangat ketika sedang bekerja. Dan satu dari empat orang mengaku bahwa mereka mendengarkan musik saat perjalanan ke tempat kerja untuk membantu mengatasi stres.

6. Perawatan pasien

Musik benar-benar dapat memiliki dampak positif yang signifikan pada pasien dengan penyakit jangka panjang, seperti penyakit jantung, kanker dan kondisi pernapasan.

Banyak percobaan telah menunjukkan bahwa musik dapat membantu menurunkan detak jantung, tekanan darah dan membantu meredakan rasa sakit, kecemasan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

"Musik dapat sangat berguna bagi seseorang yang berada dalam situasi di mana mereka telah kehilangan kontrol dari lingkungan eksternal mereka," kata dr Williamson.

"Dengan musik mereka bisa mendapatkan kembali rasa kontrol itu, dan menciptakan ketenangan pada diri sendiri serta mencegah beberapa gangguan yang ada di sekitar pasien," tambahnya.
[ Read More ]

Posted by Bowo - - 0 komentar

Berdasarkan riset terbaru, tidak ada bukti yang cukup untuk mendukung apa yang disebut "efek Mozart", yang menghubungkan musik klasik Mozart dengan kemampuan kognitif.

Seperti dilaporkan HealthDay News, suatu penelitian telah memperdebatkan sekaligus mematahkan hasil riset terdahulu yang memperlihatkan hubungan antara mendengarkan musik Mozart dan peningkatan kemampuan otak.

Hasil studi pada 1993 yang diterbitkan di jurnal Nature menunjukkan bahwa mendengarkan musik Mozart akan meningkatkan kemampuan kognitif. Alhasil, riset ini lalu memicu para orangtua untuk memperkenalkan bayi dan anak kecilnya pada musik klasik, serta pengusaha berlomba menjualnya ke berbagai sekolah, pusat perawatan siang hari dan orangtua.

Namun, hasil kajian terbaru para ilmuwan Austria tidak menemukan bukti signifikan kalau mendengarkan musik Mozart memberi pengaruh pada kemampuan kognitif seseorang.

Dalam studi paling mutakhir itu, para peneliti di University of Vienna mengkaji lebih dari 40 studi dan penelitian yang tak disiarkan yang meliputi lebih dari 3.000 subyek. Kesimpulan mereka adalah tidak ada riset yang mendukung pendapat bahwa musik Mozart meningkatkan kemampuan otak anak.

Secara khusus, temuan itu membantah mitos mengenai dampak peningkatan kemampuan otak di antara pendengar musik Mozart. Para peneliti melaporkan bahwa mereka tak dapat mengonfirmasi dampak menguntungkan dari mendengarkan musik Mozart.

"Saya menyarankan mendengarkan musik Mozart kepada setiap orang, tetapi ini tak memenuhi harapan akan peningkatan kemampuan kognitif," kata penulis studi itu, Jakob Pietschnig, ahli ilmu jiwa di University of Vienna.

Sumber :
healthdaynews
[ Read More ]

Posted by Bowo - - 0 komentar

Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1960, pil kontrasepsi telah menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan manusia. Berkat inovasi di bidang farmasi ini, laju pertumbuhan penduduk bisa ditekan, kesejahteraan dan akses kaum wanita pada pendidikan pun meningkat.
Cara kerja pil kontrasepsi merupakan ide ilmiah yang cemerlang. Hormon membuat tubuh "mengira" telah terjadi kehamilan sehingga pembuahan tidak terjadi. Pil kontrasepsi bekerja di dua tempat, yakni di otak dan sekeliling rahim, yaitu tuba falopi dan uterus.
Menurut penjelasan Prof dr Biran Affandi, SpOG, staf pengajar di Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSCM, pada dasarnya pil kontrasepsi bekerja dengan tiga cara.
1. Menekan ovulasi dengan cara mengurangi aktivitas indung telur sehingga sel telur tidak bisa matang.
2. Hormon progrestin yang terdapat dalam pil KB akan mencegah penebalan endometrium (lapisan dalam rahim tempat menempelnya sel telur yang siap dibuahi sehingga pembuahan tidak akan terjadi.
3. Mengentalkan lendir di leher uterus (serviks) sehingga sperma tidak bisa menembusnya. "Selain sperma, virus dan bakteri juga tidak bisa masuk sehingga pil KB punya manfaat lain untuk mencegah infeksi penyakit," katanya.
[ Read More ]

Posted by Bowo - - 0 komentar

Kurang gizi pada calon ibu bisa berdampak pada kesehatan ibu dan juga janin yang dikandungnya, baik jangka pendek atau jangka panjang. Karena itu, sebelum hamil seorang perempuan harus memiliki status gizi yang baik.

"Jika sebelum hamil ibu kurang gizi dan selama kehamilan tidak diperbaiki, maka anak bisa lahir dengan berat badan lahir rendah. Di masa depan si anak memiliki berbagai risiko penyakit kronik," papar dr.Saptawati Bardosono, dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Indonesia.

Ia menjelaskan, kurang gizi pada ibu dapat digolongkan ke dalam dua jenis, yakni malnutrisi dan kurang zat gizi mikro. Malnutrisi terkait dengan kurangnya asupan energi, terutama protein dan karbohidrat, dari makanan dalam waktu lama. Akibatnya si ibu akan mengalami kondisi kurang berat.

Sementara itu defisiensi zat gizi mikro adalah kurangnya asupan zat mikro tertentu yang diperlukan untuk pertumbuhan dan fungsi organ. "Misalnya kurang kalsium yang berdampak pada pertumbuhan tulang dan gigi, atau kurang zat besi yang bisa menyebabkan hipertensi dan perdarahan saat persalinan," papar salah satu pembicara dalam acara seminar Early Life Nutrition yang diadalah oleh Nutricia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Lantas, bagaimana mengetahui status gizi seorang ibu? "Yang paling sederhana adalah menimbang berat badan secara berkala. Ukuran indeks massa tubuh yang normal untuk orang Asia Pasifik adalah 18,5 - 22,9," kata dr.Lusiana B.Sutanto, Sp.GK, dalam kesempatan yang sama.

Ditambahkan oleh Saptawati, untuk mereka yang berada di daerah pedalaman atau tidak memiliki timbangan, bisa juga dilakukan pengukuran lingkar lengan atas. "Jika ukurannya kurang dari 23 cm berarti kurang gizi karena cadangan energi di tubuhnya kurang," imbuhnya.

Untuk pengukuran zat gizi mikro bisa dilakukan di puskesmas atau bidan. "Yang penting ukur kadar hemoglobinnya, sebelum hamil kadarnya minimal 12, sementara saat hamil 11. Jika kurang dari itu digolongkan anemia," kata Saptawati.

Pemenuhan gizi, menurut dia, seharusnya tidak hanya saat hamil tetapi sudah harus dimulai sejak bayi. "Gizi adalah sebuah siklus, harus dipenuhi setiap saat bukan hanya satu waktu saja," katanya.

Di usia bayi kebutuhan zat gizi dipenuhi dari ASI, kemudian setelah anak mendapatkan makanan pendamping ASI, asupan makanan harus lengkap dan seimbang, termasuk buah-buahan dan sayuran. Pola makan sehat ini harus terus dilakukan sampai usia dewasa sehingga kelak saat memasuki usia reproduksi mereka sudah cukup gizi dan siap melahirkan anak-anak yang sehat.
[ Read More ]

Posted by Bowo - - 0 komentar

Antigen
Antigen merupakan bahan asing yang dikenal dan merupakan target yang akan dihancurkan oleh sistem kekebalan tubuh.
Antigen ditemukan di permukaan seluruh sel, tetapi dalam keadaan normal, sistem kekebalan seseorang tidak bereaksi terhadap selnya sendiri. Sehingga dapat dikatakan antigen merupakan sebuah zat yang menstimulasi tanggapan imun, terutama dalam produksi antibodi. Antigen biasanya protein atau polisakarida, tetapi dapat juga berupa molekul lainnya, termasuk molekul kecil (hapten) dipasangkan ke protein-pembawa. Sistem kekebalan atau sistem imun adalah sistem perlindungan pengaruh luar biologis yang dilakukan oleh sel dan organ khusus pada suatu organisme. Jika sistem kekebalan bekerja dengan benar, sistem ini akan melindungi tubuh terhadap infeksi bakteri dan virus, serta menghancurkan sel kanker dan zat asing lain dalam tubuh. Jika sistem kekebalan melemah, kemampuannya melindungi tubuh juga berkurang, sehingga menyebabkan patogen, termasuk virus yang menyebabkan demam dan flu, dapat berkembang dalam tubuh. Sistem kekebalan juga memberikan pengawasan terhadap sel tumor, dan terhambatnya sistem ini juga telah dilaporkan meningkatkan resiko terkena beberapa jenis kanker.Dalam faktanya kekuatan antibody seseorang tersebut dalam melawan antigen yang terdapat dalam tubuh seseorang. Antibodi adalah protein yang dapat ditemukan pada darah atau kelenjar tubuh vertebrata lainnya, dan digunakan oleh sistem kekebalan tubuh untuk mengidentifikasikan dan menetralisasikan benda asing seperti bakteri dan virus. Mereka terbuat dari sedikit struktur dasar yang disebut rantai. Tiap antibodi memiliki dua rantai berat besar dan dua [rantai ringan]. Antibodi diproduksi oleh tipe sel darah yang disebut sel B. Terdapat beberapa tipe yang berbeda dari rantai berat antibodi, dan beberapa tipe antibodi yang berbeda, yang dimasukan kedalam isotipe yang berbeda berdasarkan pada tiap rantai berat mereka masuki. Lima isotipe antibodi yang berbeda diketahui berada pada tubuh mamalia, yang memainkan peran yang berbeda dan menolong mengarahkan respon imun yang tepat untuk tiap tipe benda asing yang berbeda yang ditemui. Kespesifikan tindak balas antara antigen dan antibodi telah ditunjukkan melalui kajian-kajian yang dilakukan oleh Landsteiner. Beliau menggabungkan radikal-radikal organik kepada protein dan menghasilkan antibodi terhadap antigen-antigen tersebut. Keputusan yang diperolehi menunjukkan antibodi boleh membedakan antara kumpulan berbeda pada protein ataupun kumpulan kimia yang sama tetapi berbeda kedudukan.
Pada umumnya, antigen-antigen dapat di klasifikasikan menjadi dua jenis utama, yaitu antigen eksogen dan antigen endogen.antigen eksogen adalah antigen-antigen yang disajikan dari luar kepada hospes dalam bentuk mikroorganisme,tepung sari,obat-obatan atau polutan. Antigen ini bertanggungjawab terhadap suatu spektrum penyakit manusia, mulai dari penyakit infeksi sampai ke penyakit-penyakit yang dibenahi secara immologi, seperti pada asma. Virus influenza misalnya yang merupakan penyebab utama epidemik penyakit saluran pernapasan pada manusia, terdapat di alam dalam berbagai jenis antigenic yang dikenal sebagai A, B, dan C. Jenis-jenis ini menggambarkan berbagai macam-macam mutasi virus. Populasi yang rentan akan diinfeksi oleh serotype tertentu. Setelah sembuh dan imunitas terbentuk, virus ini tidak lagi memperbanyak diri, karena mereka tidak cukup mendapat individu rentan untuk mendapatkan infeksi lanjutan.Namun sesuai dengan tekanan selektif, virus ini diketahui melakukan mutasi, kemudian akan melakukan mutasi, kemudian akan muncul varian baru virus influenza. Varian baru ini, bila cukup virulen bertanggungjawab pada epidemik baru. Dengan demikian manusia mampu mengatasi suatu epidemik, tetapi organisme menciptakan epidemi baru.
Antigen endogen adalah antigen yang terdapat didalam tubuh dan meliputi antigen-antigen berikut:antigen senogeneik (heterolog), antigen autolog dan antigen idiotipik atau antigen alogenik (homolog). Antigen senogeneik adalah antigen yang terdapat dalam aneka macam spesies yang secara filogenetik tidak ada hubungannya, antigen-antigen ini penting untuk mendiagnosa penyakit. Kelompok-kelompok antigen yang paling banyak mempunyai arti klinik adalah kelompok-kelompok antigen yang digunakan untuk membedakan satu individu spesies dengan individu spesies yang sama. Pada manusia determinan antigen semacam ini terdapat pada sel darah merah,sel darah putih trombosit, protein serum, dan permukaan sel-sel yang menyusun jaringan tertentu dari tubuh, termaksud antigen-antigen histokompatibilitas. Antigen ini dikenal antigen polomorfik, karena adanya dua atau lebih bentuk-bentuk yang berbeda secara genetik didalam populasi.
Sifat-sifat umum imunogen
1. Keasingan
2. Sifat-sifat Fisik
3. kompleksitas.
4. Bentuk-bentuk (Conformation)
5. Muatan (charge)
6. Kemampuan masuk
A. Masuknya Antigen
Dalam lingkungan sekitar kita terdapat banyak substansi bermolekul kecil yang bisa masuk ke dalam tubuh. Substansi kecil tersebut bisa menjadi antigen bila dia melekat pada protein tubuh kita. Substansi kecil yang bisa berubah menjadi antigen tersebut dikenal dengan istilah hapten. Substansi-substansi tersebut lolos dari barier respon non spesifik (eksternal maupun internal), kemudian substansi tersebut masuk dan berikatan dengan sel limfosit B yang akan mensintesis pembentukan antibodi.
Contoh hapten dia antaranya adalah toksin poison ivy, berbagai macam obat (seperti penisilin), dan zat kimia lainya yang dapat membawa efek alergik.
B. Keterkaitan Antigen dengan Pembentukan Antibodi
Antigen yang masuk ke dalam tubuh akan berikatan dengan reseptor sel limfosit B. Pengikatan tersebut menyebabkan sel limfosit B berdiferensiasi menjadi sel plasma. Sel plasma kemudian akan membentuk antibody yang mampu berikatan dengan antigen yang merangsang pembentukan antibody itu sendiri. Tempat melekatnya antibody pada antigen disebut epitop, sedangkan tempat melekatnya antigen pada antibodi disebut variabel.
C. Interaksi Antigen dan Antibodi
Secara garis besar, interaksi antigen-antibodi adalah seperti bagan berikut:
Antigen/hapten masuk ke tubuh melalui makanan,
minuman,udara,injeksi,atau kontak langsung
Antigen berikatan dengan antibody
Histamine keluar dari sel mast dan basofil
Timbul manifestasi alergi
Interaksi antigen-antibodi dapat dikategorikan menjadi tingkat primer, sekunder, dan tersier.
- Primer
Interaksi tingkat primer adalah saat kejadian awal terikatnya antigen dengan antibody pada situs identik yang kecil, bernama epitop.
- Sekunder
Interaksi tingkat sekunder terdiri atas beberapa jenis interaksi, di antaranya:
1. Netralisasi
Adalah jika antibody secara fisik dapat menghalangi sebagian antigen menimbulkan effect yang merugikan. Contohnya adalah dengan mengikat toksin bakteri, antibody mencegah zat kimia ini berinteraksi dengan sel yang rentan.
2. Aglutinasi
Adalah jika sel-sel asing yang masuk, misalnya bakteri atau transfuse darah yang tidak cocok berikatan bersama-sama membentuk gumpalan.
3. Presipitasi
Adalah jika complex antigen-antibodi yang terbentuk berukuran terlalu besar, sehingga tidak dapat bertahan untuk terus berada di larutan dan akhirnya mengendap.
4. Fagositosis
Adalah jika bagian ekor antibody yang berikatan dengan antigen mampu mengikat reseptor fagosit (sel penghancur) sehingga memudahkan fagositosis korban yang mengandung antigen tersebut.
5. Sitotoksis
Adalah saat pengikatan antibody ke antigen juga menginduksi serangan sel pembawa antigen oleh killer cell (sel K). Sel K serupa dengan natural killer cell kecuali bahwa sel K mensyaratkan sel sasaran dilapisi oleh antibody sebelum dapat dihancurkan melalui proses lisis membran plasmanya.
- Tersier
Interaksi tingkat tersier adalah munculnya tanda-tanda biologic dari interaksi antigen-antibodi yang dapat berguna atau merusak bagi penderitanya. Pengaruh menguntungkan antara lain: aglutinasi bakteri, lisis bakteri, immnunitas mikroba,dan lain-lain. Sedangkan pengaruh merusak antara lain: edema, reaksi sitolitik berat, dan defisiensi yang menyebabkan kerentanan terhadap infeksi.
Contoh
Contoh-contoh antigen antara lain:
1. Bakteri
2. Virus
3. Sel darah yang asing
4. Sel-sel dari transplantasi organ
5. Toksin

Zat Anti (Antibodi)
Antibodi adalah protein yang dapat ditemukan pada darah atau kelenjar tubuh vertebrata lainnya, dan digunakan oleh sistem kekebalan tubuh untuk mengidentifikasikan dan menetralisasikan benda asing seperti bakteri dan virus. Mereka terbuat dari sedikit struktur dasar yang disebut rantai. Tiap antibodi memiliki dua rantai berat besar dan dua [[rantai ringan]. Antibodi diproduksi oleh tipe sel darah yang disebut sel B. Terdapat beberapa tipe yang berbeda dari rantai berat antibodi, dan beberapa tipe antibodi yang berbeda, yang dimasukan kedalam isotype yang berbeda berdasarkan pada tiap rantai berat mereka masuki. Lima isotype antibodi yang berbeda diketahui berada pada tubuh mamalia, yang memainkan peran yang berbeda dan menolong mengarahkan respon imun yang tepat untuk tiap tipe benda asing yang berbeda yang ditemui (Wikipedia).
Rantai- L (light chain)
Dari hasil pemeriksaan protein Bence-Jones dalam air kemih penderita myeloma, ditemukan 2 macam rantai-L, yang disebut rantai-Қ(kappa) dan rantai-λ (lambda). Pada setiap orang sehat dapat ditemukan kedua macam rantai-L itu dengan perbandingan rantai-Қ 65% dan rantai-λ 35%, atau ratio Қ: λ adalah 2:1.
Rantai- H
Imunoglobulin dibagi menjadi 5 kelas, dan ternyata perbedaannya antara lain terletak pada rantai-H. Maka tiap klas immunoglobulin mempunyai rantai-H tertentu, tetapi semua klas immunoglobulin mempunyai rantai-Қ atau λ (di dalam satu molekul selalu hanya satu macam saja).
Rantai-H dari IgG disebut juga rantai-γ (gama)
Rantai-H dari IgA disebut rantai-α (alpha)
Rantai-H dari IgM disebut rantai-μ (mu)
Rantai-H dari IgD disebut rantai-δ (delta)
Rantai-H dari IgE disebut rantai-ε (epsilon)
Bagian variabel dari molekul immunoglobulin menentukan sifatnya yang khas terhadap antigen. Bagian yang konstan sama sekali tidak berpengaruh langsung terhadap antigen, tetepi kemungkinan besar bagian Fc dari imunoglobulin menentukan aktifitas biologis dari antibodi itu, misalnya Fc dari IgG memungkinkan molekul itu menembus jaringan plasenta dan Fc dari IgA ikut menentukan sifat dari molekul itu dikeluarkan pada secret. Selain fungsi biologis di atas, bagian Fc juga meningkatkan aktivitas tertentu setelah antibody bergabung dengan antigen, misalnya kemampuan mengikat zat yang disebut komplemen, perlekatan dengan sel macrofag atau menyababkan degranulasi mast cell. Fungsi biologis dari bagian Fc pada berbagai jenis immunoglobulin berbeda satu sama lain, tergantung dari struktur primer molekul itu dan mungkin memerlukan ikatan dengan antigen sebelum fungsi itu menjadi aktif.
Lima Macam Zat Anti
Zat anti dikeluarkan oleh Limfosit B yang telah berubah menjadi sel plasma dan secara tidak langsung menyebabkan dekstruksi zat asing.
Berdasarkan aktivitas biologisnya, antibodi dibagi menjadi:
1. Imunoglobulin G ( Ig G) disebut juga rantai – γ (gamma)
Immunoglobulin yang paling banyak di dalam tubuh, dihasilkan dalam jumlah besar ketika tubuh terpajan ulang ke antigen yang sama. Ia memberikan proteksi utama pada bayi terhadap infeksi selama beberapa minggu setelah lahir karena IgG mampu menembus jaringan plasenta. IgG yang dikeluarkan melalui cairan kolostrum dapat menembus mukosa usus bayi dan menambah daya kekebalan. IgG lebih mudah menyebar ke dalam celah-celah ekstravaskuler dan mempunyai peranan utama menetralisis toksin kuman dan melekat pada kuman sebagai persiapan fagosistosis serta memicu kerja system komplemen. Dikenal 4 subklas yang disebut IgG1, IgG2, IgG3 dan IgG4. Perbedaannya terletak pada rantai berat (H) yang disebut 1, 2, 3 dan 4.
2. Imunoglobulin A ( Ig A) disebut juga rantai –α (alpha)
IgA dihasilkan paling banyak dalam bentuk dimer yang tahan terhadap proteolisis berkat kombinasi dengan suatu zat protein khusus, disebut secretory component, oleh sel-sel dalam membrane mukosa. Imunoglobin yang dikeluarkan secara selektif di dalam sekresi air ludah, keringat, air mata, lendir hidung, kolostrum, sekresi saluran pernapasan dan sekresi saluran pencernaan. IgA yang keluar dengan sekret juga diproduksi secara lokal oleh sel plasma. Kehadirannya dalam kolostrum (air susu pertama keluar pada mamalia yang menyusui) membantu melindungi bayi dari infeksi gastrointestinal. Fungsi utama IgA adalah untuk mencegah perlautan virus dan bakteri ke permukaan epitel. Fungsi IgA setelah bergabung dengan antigen pada mikroorganisme mungkin dalam pencegahan melekatnya mikroorganisme pada sel mukosa.
3. Imunoglobulin M ( Ig M) disebut juga rantai –µ (mu)
IgM adalah antibody pertama yang bersirkulasi sebagai respons terhadap pemaparan awal ke suatu antigen. Konsentrasinya dalam darah menurun secara cepat. Hal ini secara diagnostic bermanfaat karena kehadiran IgM umumnya mengindikasikan adanya infeksi baru oleh pathogen yang menyebabkan pembentukannya. IgM terdiri dari lima monomer yang tersusun dalam struktur pentamer. IgM berfungsi sebagai reseptor permukaan sel B untuk tempat antigen melekat dan disekresikan dalam tahap-tahap awal respons sel plasma. IgM sangat efisien untuk reaksi aglutinasi dan reaksi sitolitik, dan karena timbulnya cepat setelah infeksi dan tetap tinggal dalam darah maka IgM merupakan daya tahan tubuh penting pada bakterimia.
4. Imunoglobulin D ( Ig D) disebut juga rantai –δ (delta)
Imunoglobulin ini tidak mengaktifkan system komplemen dan tidak dapat menembus plasenta. IgD terutama ditemukan pada permukaan sel B, yang kemungkinan berfungsi sebagai suatu reseptor antigen yang diperlukan untuk memulai diferensiasi sel-sel B menjadi plasma dan sel B memori.
5. Imunoglobulin E ( Ig E) disebut juga rantai –ε (epsilon)
Dihasilkan pada saat respon alergi seperti asma dan biduran. Peranan IgE belum terlalu jelas. Di dalam serum, konsentrasinya sangat rendah, tetapi kadarnya akan naik jika terkena infeksi parasit tertentu, terutama yang disebabkan oleh cacing. IgE berukuran sedikit lebih besar dibandingkan dengan molekul IgG dan hanya mewakili sebagian kecil dari total antibodi dalam darah. Daerah ekor berikatan dengan reseptor pada sel mast dan basofil dan, ketika dipicu oleh antigen, menyebabkan sel-sel itu membebaskan histamine dan zat kimia lain yang menyebabkan reaksi alergi.
[ Read More ]

Posted by Bowo - - 1 komentar

Tentang Herpes Zoster ( Dompo )

Herpes Zoster(HZ) / Dompo adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Varisela Zoster yang menyerang kulit dan mukosa, infeksi ini merupakan reaktivasi virus yang terjadi setelah infeksi primer. Artinya setiap orang yang penah mengalami infeksi Varisela Zoster atau yang lebih dikenal sebagai penyakit cacar air, mempunyai kemungkinan untuk mengalami HZ (harap diingat bahwa infeksi primer Varisela Zoster ini dapat muncul dengan gejala minimal yang seperti Flu biasa).

Setelah infeksi primer, virus ini akan berdiam di ganglion posterior susunan syaraf tepi dan ganglion kranialis. Pada keadaan-keadaan tertentu dapat terjadi reaktivasi virus yang menyebabkan penyakit HZ. Keadaan tersebut adalah turunnya daya tahan tubuh seseorang. Pada keadaan yang lain, dimana terjadi defisiensi imunitas, maka penyakit HZ yang terjadi dapat disertai komplikasi, misalnya pada orang tua, infeksi HIV, penggunaan terapi kortikosteroid jangka panjang, sedang menjalani kemoterapi ataupun pada pasien dengan keganasan.

Penyakit kulit dompo pada umumnya bisa sembuh dalam beberapa pekan dan jarang kambuh kembali. Namun penyakit itu sebaiknya segera ditangani paling tidak tiga hari sejak munculnya kelainan kulit.

Jika seseorang menderita dompo dan bisul telanjur pecah, sebaiknya hindari pemakaian bedak. Hal itu agar tidak terjadi infeksi pada kulit.

Seseorang yang terkena penyakit dompo cukup parah pada bagian tersebut akan terasa panas seperti terbakar, perih, gatal, dan cekot-cekot. Penyakit itu juga dapat menyerang berbagai bagian tubuh manusia seperti wajah, tangan, kaki, dan alat kelamin. Bagian tubuh dada atau punggung, biasanya paling sering terserang dompo.

Untuk perawatan secara mandiri, sebaiknya daerah yang terkena dompo dijaga tetap bersih. Kompres dengan air dingin, gunakan obat penghilang sakit sesuai anjuran dokter, istirahat cukup, serta konsultasi dokter bila dompo tidak sembuh-sembuh.
Seseorang yang pernah kena cacar air dapat menderita herpes zoster atau dompo. Hal itu karena virus penyebab penyakit itu tetap inaktif dan bersembunyi pada sel-sel saraf tertentu dalam tubuh.Dan jika suatu saat kambuh, manifestasinya adalah menjadi dompo tersebut.

Antivirus yang digunakan saat ini - misalnya acyclovir, famciclovir dan valacyclovir - telah diketahui mengurangi lamanya penyakit dan mengurangi angka kesakitan yang dihubungkan dengan kelainan kulit yang ada. Namun, efek ini hanya akan terjadi bila antivirus diberikan dalam 3 hari pertama setelah kelainan kulit pertama muncul. Indikasi pemberian antivirus yang lain adalah pasien dengan HZ oftalmikus dan pasien dengan defisiensi imunitas.

Perlu ditekankan, sampai saat ini belum ada obat yang terbukti dapat menghilangkan virus ini sama sekali. Yang dapat dilakukan secara umum adalah menjaga kesehatan tubuh untuk mencegah turunnya daya tahan tubuh dan untuk pasien dengan defisiensi imunitas tetap dapat terus menjalani pengobatan penyakit utamanya agar imunitasnya dapat terjaga dengan baik.

Ternyata intinya kita harus menjaga selalu kondisi tubuh agar selalu fit dan bugar agar tidak bisa terserang virus manapun.

Infor Tentang HZ :
Gejala/Tanda :

Dapat didahului demam, pusing. Nyeri otot-tulang, gatal, pegal. Lalu timbul eritema (kemerahan), vesikel (gelembung berisi cairan, berdiameter < 1 cm) berisi cairan jernih, setelah beberapa hari menjadi keruh (abu-abu), dapat bercampur darah.


Klasifikasi HZ :

-         HZ oftalmika (menyerang dahi dan sekitar mata)

-         HZ servikalis (menyerang pundak dan lengan)

-         HZ torakalis (menyerang dada dan perut)

-         HZ lumbalis (menyerang bokong dan paha)

-         HZ sakralis (menyerang sekitar anus dan kelamin)

-         HZ otikum (menyerang telinga)


Terapi :

Istirahat, acyclovir (5 x 800 mg sehari selama 7 hari), bedak salisil 2% atau losio kalamin. Jika terjadi infeksi sekunder, berikan salep kloramfenikol 2%. Untuk mengurangi neuralgia pascaherpetika, berikan kortikosteroid seperti: prednison 30 mg sehari atau triamsinolon 48 mg sehari. Dapat ditambahkan vitamin B1, B6, dan B12.



Catatan :

HZ dapat dicegah dengan pemberian vaksin, direkomendasikan untuk anak berusia 1-12 tahun.
Apakah penyakit ini menular? HZ disebabkan oleh virus yang sama dengan cacar air, karena cacar itu menular, demikian juga dengan HZ ini, walaupun tidak semenular cacar air.
 Berdasarkan klasifikasi HZ, Jika anda saat ini sedang menderita HZ, tipe yang manakah..?



sumber : bayu-refindra.blogspot.com/catatandompo.blogspot.com/en.wikipedia.org/wiki/Herpes/suara merdeka
[ Read More ]