Selamat Datang Di Blog Yang Penuh Inspiratif....

Welcome to My Blog

Posted by Bowo - - 0 komentar

Ilustrasi (Foto: Agung M/okezone)
Ilustrasi (Foto: Agung M)
JAKARTA - Norma Susilowati duduk terdiam di kursi Kamar Jenazah RS Cipto Mangunkusumo. Sesekali air matanya keluar. Wanita paruh baya ini adalah ibunda dari Christopher Melky Tanujaya (16), yang tewas di RS Atma Jaya, Senin 5 November 2011.

Sebelumnya, Melky ditemukan dalam kondisi sekarat di Jalan Pluit Selatan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Warga Taman Girisenda Blok CC 2 Nomor 813, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, ini adalah siswa SMA Saint Joseph Institution, Singapura.

"Melky memang pulang, karena sedang liburan, sebenarnya dia datang untuk datang ke acara ulang tahun rekannya yang sama-sama sekolah di Singapura," kata Norma di RSCM, Selasa (6/12/2011).

Setibanya di Jakarta, putranya tersebut pergi bermain futsal bersama rekan-rekannya di Singapura, lalu pergi ke Mal Puri Indah, Jakarta Barat.

"Semua teman yang jalan sama dia hari itu, adalah temannya dari Indonesia yang sama-sama mendapat beasiswa di Singapura," ujarnya.

Selain itu, Norma mengaku, selama ini anaknya tidak memiliki musuh. Karena itu, dia tidak percaya anaknya dibunuh. Di mata keluarga, Melky merupakan anak yang berprestasi. Dia bisa sekolah di Singapura, tanpa dibiayai orangtuanya dan mendapat beasiswa karena berbagai prestasi yang diraihnya.

Semasa duduk di bangku SMP IPK Pluit, Melky pernah meraih medali emas di Olimpiade Sains Nasional untuk kategori Matematika. "Dari SD dan SMP, dia memang kerap dapat peringkat 10 besar. Di Singapura, Melky pun pernah menjuarai Olimpiade Matematika," pungkasnya.

Kasus pembunuhan tersebut, kini ditangani Polsek Penjaringan. Jasad korban saat ini telah dibawa pihak keluarga untuk disemayamkan. (lam)
http://news.okezone.com/read/2011/12/06/338/538710/juara-olimpiade-matematika-nasional-ditusuk-hingga-tewas

Leave a Reply