1. Korelasi penggunaan internet, mobile device dan budaya dalam masyarakat
Internet merupakan salah satu penghubung perangkat komputer dari berbagai belahan dunia ke belahan dunia lainnya. Seperti yang dilansir Wikipedia berikut:
Secara harfiah, Internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking. Wikipedia (Saturday, 7 May 2011)
Menurut pengertian dari Wikipedia tersebut, Internet dikatakan penghubung komputer satu dengan yang lainnya. Tapi ternyata, bukan hanya komputer dengan komputer yang menjadi pelancar internet. Dengan perangkat keras genggam pun kita dapat menikmati layanan Internet. Perangkat keras genggam yang kita maksud disini adalah Mobile device / mobile phone. Berikut pengertian Mobile phone dari Wikipedia;
A mobile phone (also called mobile, cellular telephone, cell phone, or hand phone (in Southeast Asian English)is an electronic device used to make mobile telephone calls across a wide geographic area. Mobile phones are different from cordless telephones, which only offer telephone service within a limited range of a fixed land line, for example within a home or an office. Wikipedia (Saturday, 7 May 2011)
Mobile phone dan internet merupakan 2 komponen penyebar informasi yang bisa diandalkan di kalangan mereka yang selalu aktif diluar rumah. Mobile phone yang tanpa kabel sehingga bisa dibawa kemana – mana dan internet yang tersedia dimanapun kita berada dapat membantu menyajikan, bahkan kita yang menjadi penyaji informasi kepada pengguna internet lainnya.
Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (MP3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat. Wikipedia (Saturday, 7 May 2011)
Dengan fitur – fitur Mobile phone yang tersebut diatas, memungkinkan kita untuk mengakses internet melalui jaringan GPRS maupun 3G. Hubungan Internet dengan Mobilephone sangatlah erat. Tanpa Mobilephone, mungkin perkembangan internet akan sangat terbatas. Tapi dengan adanya Mobile phone ini, Internet berkembang sangat pesat di negara – negara berkembang seperti negara kita yakni Indonesia.
HUBUNGAN INTERNET DAN BUDAYA :
Globalisasi pada hakikatnya ternyata telah membawa nuansa budaya dan nilai yang mempengaruhi selera dan gaya hidup masyarakat. Melalui media yang kian terbuka dan terjangkau, masyarakat menerima berbagai informasi tentang peradaban baru yang datang dari seluruh penjuru dunia. Begitulah, misalnya, banjir informasi dan budaya baru yang dibawa media tak jarang teramat asing dari sikap hidup dan norma yang berlaku. Terutama masalah pornografi, dimanasekarang wanita-wanita Indonesia sangat terpengaruh oleh trend mode dari Amerika dan Eropa yang dalam berbusana cenderung minim, kemudian ditiru habis-habisan. Sehingga kalau kita berjalan-jalan di mal atau tempat publik sangat mudah menemui wanita Indonesia yang berpakaian serba minim mengumbar aurat. Di mana budaya itu sangat bertentangan dengan norma yang ada di Indonesia. Belum lagi maraknya kehidupan free sex di kalangan remaja masa kini. Pengaruh informasi / internet terhadap budaya ini memang menyebabkan pengaruh yang paling parah. Kalau di negara Indonesia ini hampir semua masyarakatnya telah mengikuti budaya yang seperti di Amerika dan Eropa, pasti akan ada perpecahan dari dalam negeri ini, akan ada pertentangan yang mungkin akan berdampak buruk bila orang yang mengikuti gaya Eropa dan Amerika itu melawan. Karena kalau mereka melawan, mereka akan berfikir negara Indonesia ini seperti negara luar yang bebas. Jadi mereka akan melakukan tindakan yang bebas sesuka hati mereka untuk mempertahankan gaya yang ditiru oleh mereka.
Kehidupan sosial masyarakat juga ikut berdampak akibat perkembangan informasi tersebut, terutama pada perkembangan internet. Dampak dari pengaruh tersebut adalah kurangnya sikap gotong-royong dari masyarakat, individualisme terlihat pada masyarakat kota. Hubungan sosial yang terjalin di masyarakat kita bisa hanya dengan menggunakan via hand phone atau via email. Memang cara seperti itu praktis, cepat dan mudah. Tapi tanpa sadar mereka tidak dapat bersilaturahmi secara langsung.
Pengaruh positif dari informasi yang berkembang di dunia bagi budaya yaitu pengetahuan budaya. Indonesia yang belakangan ini budayanya yang dimiliki sering diakui atau diklaim oleh negara lain kini seluruh dunia dapat melihat dan mengenal bagaimana kebudayaan di Indonesia, sehingga seluruh dunia dapat tau bagaimana isi di setiap masing-masing negara, sebenarnya selain memamerkan budayanya, Indonesia juga harus memberikan hak paten terhadap budaya-budayanya agar tidak di curi lagi oleh negara lain kalau Indonesia sudah mengukuhkannya.
Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrem. Perkembangan Internet juga telah memengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce.
Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government seperti di kabupaten Sragen yang mana ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur birokrasi, sehingga warga di daerah terebut sangat di untungkan demikian para pegawai negeri sipil dapat pula di tingkatkan kesejahterannya karena pemasukan daerah meningkat tajam.
Mobile computing device tidak selalu harus terhubung dengan jaringan telekomunikasi. Kalkulator, HP, laptop, netbook bisa dikategorikan sebagai perangkat mobile computing. Berbicara mengenai mobile computing tidak terlepas dari dunia telekomunikasi bergerak/mobile communication meski cakupan mobile computing tidak hanya ada pada komunikasi mobile, Karena itu pembahasan awal ini akan dititik beratkan pada teknologi komunikasi. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan perangkat teknologi nirkabel telah tumbuh secara eksponensial. Sebagian besar orang kini dapat mengakses sistem informasi kabel di mana saja dan kapan saja menggunakan perangkat portable ukuran komputer nirkabel diaktifkan oleh baterai (notebook misalnya, PC tablet, pribadi digital asisten (PDA) dan GPRS-enabled telepon selular). Hal ini dimungkinkan dengan perkembangan teknologi komunikasi yang cepat. Cara perangkat komputasi portable berkomunikasi dengan server stasioner pusat melalui saluran nirkabel dan menjadi bagian terpadu dari lingkungan komputasi terdistribusi yang ada.
Pengguna ponsel dapat memiliki akses ke informasi yang berada di jaringan statis saat mereka sedang bepergian yang dikenal sebagai mobile computing/komputasi bergerak. Mobile computing menyediakan aplikasi data-intensif dengan aspek manfaat teknologi nirkabel, dan mobile technology untuk mendukung aplikasi seperti ini disebut sebagai mobile database. Penyedia layanan Mobile akan memberikan sejumlah layanan informasi termasuk informasi cuaca, atau jasa ramalan cuaca, berita, informasi indeks saham, valuta asing, hasil pemilu, wisata layanan, jadwal penerbangan, penentuan posisi, dan panduan rute, untuk layanan transportasi. Dalam pembuatan layanan informasi nirkabel, sejumlah masalah harus ditangani seperti manajemen data mobile, infrastruktur pendukung jaringan, lokasi, dan sebagainya.Agar aplikasi yang dibuat menjadi menarik dan bermanfaat.
Untuk mewujudkan keperluan di atas kita perlu tahu karakteristik unik dari lingkungan mobile computing diantaranya:
• Kendala sumberdaya yang terbatas pada perangkat mobile
Agar bersifat portable dan mobile, device dirancang kecil dan ringan. Tetapi dengan desain ini ada kelemahannya yaitu kapasitas baterey yang kecil, kapasitas penyimpan memory kecil, daya komputasi terbatas.
• Bandwidth jaringan rendah
Pengguna mobile dapat terhubung ke jaringan nirkabel melalui berbagai jaringan komunikasi termasuk radio nirkabel, wireless Local Area Network (LAN), nirkabel selular, satelit, dll Setiap jaringan nirkabel menyediakan kapasitas bandwidth yang berbeda. Namun, bandwidth nirkabel ini terlalu kecil dibandingkan dengan jaringan tetap seperti ATM (Asynchronous Transfer Mode) yang dapat memberikan kecepatan hingga 155Mbps.
• Biaya komunikasi asymmetric
Kapasitas bandwidth yang berbeda antara hilir komunikasi dan komunikasi upstream telah menciptakan sebuah lingkungan baru yang disebut Lingkungan Komunikasi asimetrik. Bahkan, ada dua situasi yang dapat mengakibatkan komunikasi asimetri, Salah satunya adalah karena kemampuan perangkat fisik. Misalnya, server memiliki pemancar siaran kuat, sedangkan klien mobile memiliki kemampuan transmisi kecil. Yang lain adalah karena pola aliran informasi dalam aplikasi. Misalnya, dalam situasi dimana jumlah server jauh lebih sedikit daripada jumlah klien, itu adalah asimetris karena ada tidak kapasitas yang cukup untuk menangani permintaan simultan dari beberapa klien.
• Heterogenitas perangkat mobile
industri telekomunikasi Mobile telah mengembangkan berbagai perangkat mobile seperti Laptop, Tablet PC, Handheld PC, Pocket PC, Netbook dan Mobile Phones. Namun, perangkat mobile juga mempunyai fitur dan kemampuan yang berbeda baik sistem operasi, daya komputasi, tampilan maupun kemampuan jaringan. Akibatnya, heterogenitas ini menimbulkan beberapa tantangan dalam manajemen konten, dan penyampaian konten ke penyedia layanan mobile.
• Mobilitas
Teknologi nirkabel memungkinkan pengguna mobile untuk bergerak bebas dan mandiri dari satu tempat ke tempat lain. Sebuah layanan handoff terjadi ketika pengguna bergerak dari satu daerah layanan jaringan ke lain. Hal ini penting untuk memastikan handoffs layanan berfungsi dengan baik
• Koneksi yang sering terputus
pengguna Mobile sering terputus dari jaringan. Hal ini mungkin terjadi karena beberapa alasan, termasuk kegagalan sinyal, jangkauan sinyal yang kurang luas, area blank spot, dan penghematan daya. Tetapi hal ini juga bisa menguntungkan karena modus aktif membutuhkan seribu kali power lebih besar daripada perangkat dalam kondisi standby atau mode sleep. Sinyal radio nirkabel mungkin juga akan melemah karena jarak yang jauh dari sumber sinyal dimana pengguna bergerak. Dari karakteristik lingkungan sebuah perangkat mobile maka akan terpikirkan oleh kita bagaimana mendesain aplikasi mobile yang optimal untuk perangkat mobile.
Mobile device memiliki setidaknya tiga kelebihan dibanding media-media terdahulu. Pertama, ponsel tak sekadar alat komunikasi, lebih jauh perangkat ini telah menjadi fashion statement seseorang. Pilihan merek dan tipe ponsel akan menjadi pernyataan identitas dan gaya hidup seseorang ( hal ini mempengaruhi budaya masyarkat Indonesia). Kedua, ponsel selalu dibawa kemanapun kita pergi dan umumnya selalu dalam keadaan hidup selama 24 jam. Saat ini jarang rasanya kita menemukan orang-orang yang mematikan ponselnya setelah jam kantor, apalagi di kalangan eksekutif. Ponsel mereka hidup dan siap menerima panggilan selama 24 jam. Karena setiap dering telepon atau SMS yang masuk bisa jadi sebuah peluang bisnis. Kalau sampai terlewat karena ponsel mati tentu sebuah kerugian. Ketiga, ponsel memberikan pengalaman unik kepada penggunanya dari kamera dan voice. Keunikan serta kemampuan yang dimiliki ponsel dengan sendirinya akan menciptakan kapabilitas konsumen dan model periklanan yang baru. Ponsel akan menjadi media promosi yang sangat kuat dengan kemampuannya menyampaikan pesan yang kontekstual, personal, dan real-time. Hal ini jelas keunggulan paling mencolok di antara media-media lainnya seperti media cetak, radio, dan televise. Mobile device dengan adanya internet benar – benar sangat mempengaruhi budaya masyarakat Indonesia dalam segala bidang yang telah dijelaskan diatas dimana contoh kecil tersebut: e – commerce, e – government dsb. Tanpa Mobilephone juga, mungkin perkembangan internet akan sangat terbatas. Tapi dengan adanya Mobile phone ini, Internet berkembang sangat pesat di negara – negara berkembang seperti negara kita yakni Indonesia.
Contoh Nyata Korelasi penggunaan internet, mobile device dan budaya dalam masyarakat :
Hubungan Facebook dan Mobile Device Anda
Beberapa waktu terakhir ini banyak Vendor handphone dan provider phonecell mengiklankan produk mereka menggandeng nama Facebook untuk menonjolkan produk mereka, karena saat ini facebook sedang jadi primadona.
Apa Facebook itu ? Facebook ada situs jejaring sosial yang saat ini sedang populer dan dapat di akses di www.facebook.com. Salah satu fasilitasnya adalah disediakan dalam versi mobile yang dapat diakses lewat mobile device (handphone misalnya). Mungkin karena fitur ini sehingga Vendor handphone dan operator phonecell sering mengiklankan "Bisa internet, chatting, YM, Facebook dll". Saat anda memilih produk berhati-hatilah, jangan termakan kata-kata iklan, yang perlu diperhatikan adalah fungsi dan fitur. Mobile device generasi sekarang hampir semua memiliki kemampuan yang sama untuk akses internet, jadi soal chatting, Yahoo! Messenger, Facebook, Plurk dan lainnya itu hanya sebuat kontent tentu saja jika mobile device anda sudah bisa akses internet anda bisa membuka kontent tersebut.
Facebook dapat diakses lewat versi mobilenya di http://m.facebook.com/ fitur ini dapat dibuka oleh semua mobile device, tentu saja mobile device yang bisa akses internet sudah memiliki browser interner. Dengan adanya versi mobile facebook ini dengan diakses lewat mobile device mengaruhi budaya masyrakat di Indonesia. Hal dikarenakan orang tersebut dapat mengakses facebook di semu tempat dan kadang kala kita jumpai tidak memperdulikan aktivitas dan orang di sekelilingnya, karena sudah keasyikan untuk update status, coment status, mengelike status seseorang ataupun menandai / mentag foto orang – orang. Secara keseluruhan ketika anda mengakses facebook, fitur yang ada di halaman utama dan versi mobilenya adalah sama, yang membedakan adalah hasil tampilannya (view). Kalau anda menginginkan tampilan yang menarik tentu saja jangan menggunakan mobile device, gunakan PC/Laptop. Sekali lagi, yang kita akses adalah sebuah kontent jadi tujuan kita mengakses kontent seperti facebook tujuannya apa? informasi atau tampilan grafik. Jika tujuan anda untuk grafik jangan gunakan mobile device. Akses internet lewat Mobile device memiliki biaya lebih mahal dan umumnya di hitung dengan quota byte (satuan data) yang digunakan. Makanya fitur-fitur halaman versi mobile seperti facebook (http://m.facebook.com) dibuat seminimal mungkin, selain mengikuti kemampuan mobile device juga untuk menyediakan konten dengan ukuran data yang minimal pula
2. Software mobile yang ingin anda buat, Mengapa ??
Berbicara untuk membuat software kelompok kami ingin membuat berbagai macam software, tetapi mengingat kapasitas waktu dan kondisi, kelompok kami memfokuskan untuk membuat software mobile yakni altenatif pertama, kamus bahasa jawa hal ini dilatar belakangi karena kita penduduk pulau Jawa ini sudah mulai luntur bahasa Jawa kita dan tidak jarang kita temui orang Jawa Asli yang tidak bisa berbahasa Jawa ataupun tidak mengerti kosa kata bahasa Jawa. Selain tujuannya untuk mengerti dan memahami bahasa Jawa, ini sekaligus melestarikan Bahasa Jawa yang dijajah bahasa gaul dan bahasa anak muda sekarang. Mobile java dictionary ini memudahkan karena bisa dibawa kemana saja dan bisa dibuka setiap saat. Selain mobile java dictionary kelompok alternative kedua kami ingin membuatkan rumus – rumus matematika dan fisika untuk pelajar sekolah dasar ataupun sekolah menengah tingkat pertama hal ini bertujuan agar pelajar bisa menghafalkan dan membuka rumus tersebut setiap saat dan dimanapun. Dengan adanya rumus – rumus ini pun pelajaran matematika dan fisika sudah tidak akan menjadi momok lagi bagi pelajar di Indonesia.
-
-
0
komentar