Bisnis (jualan) melalui Online (media internet) adalah salah satu metode bisnis sederhana, hampir tanpa resiko dan hampir tanpa modal. Kok bisa ? Ambil salah satu contoh yang mudah, jika ada teman atau tetangga mau menjual tanah, rumah atau kendaraannya, apa yang akan dilakukan ? Jika menggunakan metode offline, penjual akan memasang iklan baris di surat kabar. Perlu biaya, tentu saja, selain itu ada batas waktu iklan yang diterbitkan. Dengan menggunakan media Online (blog gratis, iklan baris gratis, forum, milis, social media dll), maka biaya iklan hampir nol (zero) dengan waktu publikasi yang bisa tidak terbatas.
Lalu mengapa banyak orang yang belum menggunakan media online untuk jualan ? Minimal ada 2 kemungkinan :
1. Tidak mengetahui langkah-langkahnya, sehingga menganggap jualan harus ada modal besar, serta takut bangkrut kehilangan modal.
2. Bingung mau jualan apa. Sebab tidak mempunyai komoditi sendiri untuk dijual.
Padahal jika kita mengetahui langkah-langkahnya maka jualan melalui online menjadi sangat menyenangkan. Agar menjadi menyenangkan, kita harus memiliki pola pikir (mind set) sebagai berikut :
1. Modal uang bukanlah yang utama. Yang utama adalah kemauan untuk maju dan berkecukupan.
2. Barang / komoditi yang akan dijual tidak harus milik sendiri.
Contoh yang paling mudah adalah jika kita menjualkan rumah, tanah, atau kendaraan. Kita hanya bertugas sebagai marketing atau broker (calo) untuk mempublikasikan barang yang akan dijual tersebut. Kita tinggal menghubungi pemilik barang, negoisasi sistem komisi, lalu publikasi melalui Online. Kita tinggal menunggu calon pembeli menelepon kita. Jika deal, maka kita tinggal menunggu komisi masuk rekening kita. Tanpa modal kan ?
Ada sistem penjualan lain yang juga hampir tanpa modal yaitu Dropshipping. Yaitu sistem penjualan dimana penjual memperbolehkan orang lain untuk ikut menjualkan barangnya dengan menggunakan label atau nama orang lain tersebut. Harga yang dipublish antara pemilik barang (Dropshipper) dengan kita yang akan turut menjual adalah sama, sehingga kita punya kesempatan yang sama dengan pemilik barang.
-
-
0
komentar